• Home
  • |
  • 6 Fakta Tentang Jembatan Suramadu

April 8, 2021

6 Fakta Tentang Jembatan Suramadu

Pernahkah mendengar kata-kata, “Nggak perlu jauh melangkah untuk melihat keindahan dunia, karena selalu ada tempat mengagumkan di sekitar kita”?

Kata-kata tersebut sepertinya cocok untuk menggambarkan Indonesia. Yaps, kamu nggak perlu melangkah terlalu jauh, sebab ternyata di sekitar kita ada banyak sekali keindahan. Misalnya Jembatan Suramadu.

Jembatan Suramadu sudah mengudara sejak 10 Juni 2009 lalu. Sejak itu pula jembatan ini menjadi populer di kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan ada yang secara sengaja mendatangi jembatan ini untuk berwisata, bukan untuk menyebrang ke Surabaya maupun Madura.

Ternyata ada beberapa fakta dari jembatan ini yang jarang diketahui orang loh. Simak deh 6 fakta tentang Jembatan Suramadu:

Dinobatkan sebagai jembatan terpanjang di Indonesia

Banyak jembatan yang panjang di Indonesia, tetapi hanya Jembatan Suramadu yang paling panjang. Membentang dari Pulau Jawa hingga Madura sepanjang 5.348 meter, tepat di atas Selat Madura.

Jembatan ini pun terbagi menjadi 4 lajur 2 arah, dengan lebar 3,5 meter, plus dilengkapi dengan lajur darurat 2,75 meter. Termasuk jembatan yang lebar.

Tercatat di Guinness World Records sebagai jembatan terpanjang ketiga se-Asia

Kamu pasti belum tahu kalau jembatan ini 2011 lalu pernah mendapat penghargaan jembatan terpanjang se-Asia oleh Guinness World Records. Meskipun nggak berada di urutan pertama, namun Suramadu berhasil mengalahkan beberapa jembatan panjang di dunia.

Urutan pertama jembatan terpanjang adalah Jembatan Penang yang berada di Malaysia, dengan panjang 13,5 km. Sedangkan di urutan kedua ada Jembatan Mawlamyaing di Myanmar sepanjang 6.6km.

Jembatan Suramadu terbagi menjadi 3 bagian jembatan

Jembatan Suramadu terbagi menjadi 3 bagian utama, yaitu causeway (jalan layang), approach bridge (jembatan penghubung) dan main bridge (jembatan utama). Causeway berguna untuk menghubungkan konstruksi jembatan dengan jalanan darat. Sedangkan approach bridge berfungsi sebagai penghubung main bridge dan causeway.

Konstruksi jembatan diperkirakan mampu bertahan hingga 100 tahun

Ternyata konstruksi jembatan bisa diperkirakan loh, salah satunya konstruksi Jembatan Suramadu ini, diperkirakan bisa bertahan hingga 100 tahun. Nggak kayak hubungan yang bisanya php aja, hehe.

Konstruksi jembatan ini menerapkan Sistem Pemantauan Ketahanan Struktur Jembatan (structural health monitoring system). Sistem ini akan menyediakan data-data secara akurat terkait dengan kondisi jembatan.

Sistem ini pun akan memberikan informasi mulai dari kepadatan lalu lintas, kekuatan tiupan angin, gempa dan tingkat curah hujan di Jembatan Suramadu. Karena kerusakan dan penyebabnya dapat dideteksi lebih awal, sistem ini mampu memperpanjang umur Suramadu. Canggih kan?

Surabaya-Madura bisa ditempuh hanya dengan waktu 10 menit

Hayo ngaku, siapa yang dulu ke Madura harus berlayar dulu? No! Sekarang dari Surabaya ke Madura hanya butuh waktu 10 menit. Dulu kamu membutuhkan waktu hampir 30 menit untuk dapat menyeberang ke Madura.

Sekarang kamu hanya perlu naik kendaraan bermotor dan menyebrangi jembatan. 10 menit, sampai deh di Pulau Madura.

Suramadu sudah digagas sejak rezim Orde Lama

Suramadu ternyata sudah digagas sejak orde lama loh! Menurut Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, gagasan pembangunan jembatan ini sudah disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Sedyatmo sejak 1960 lalu.

Dahulu persiapan pembangunan jembatan sudah dilakukan sejak 1990. Terlihat sudah dibentuknya Tim Nusa Bakti dan Tim Ahli Jepang, sayangnya karena krisis ekonomi pada 1997-1998, proyek ini nggak berlanjut.

Sekarang jadi makin paham dan tahu kan tentang Jembatan Suramadu ini? Yuk komentar di bawah, simak juga pembahasan tentang madura lainnya di madureh.com. Semoga info tersebut bermanfaat!

Related Posts

6 Fakta Tentang Jembatan Suramadu

admin1


Your Signature